Cinta....

Jumat, 15 Februari 2013


“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak (unta, sapi, kambing, dan biri-biri) dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” [Q.S. Ali-Imran : 14]


Beuh beuh beuh…
Ayat pembukanya aja udah berkaitan ama cinta,, so pasti tema hari ini bakalan ngebahas tentang namanya cinta nih..
Ya ketika kita ngomongin yang masalah cinta, dijamin kaga ada matinya dah.. Jadi tanpa berpanjang lebar langsung ajalah kita ngebahas nih yg namanya Cinta..
Biasanya nih yaa,, kalo orang jatuh cinta tuh ada beberapa ciri-cirinya, mau tau? Mau banget apa mau aja? Haha #plak 
  •  Selalu ingat
Orang yang lagi jatuh cinta, biasanya akan selalu ingat kepada yang dicintainya. Mengingat apa yang disukainya dan apa nggak disukainya. Kalau seorang muslim mencintai Allah, maka ia akan selalu berdzikir mengingat kebesaran Rabbnya. Selalu menjaga apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 
  •  Rindu
Yaa kalo sudah cinta pasti bisa timbul rasa rindu. Rindu untuk bertemu. Rindu untuk berjumpa dalam keadaan sebaik-baiknya dengan membawa semua hal yang disukai.. Dengan rindu seseorang ingin berjumpa dan perjumpaan itu adalah pertemuan yang mesra. Perjumpaan dengan Allah misalnya bisa ketika kita melakukan Sholat, karena itu ketika seseorang mencintai Allah maka ia akan mencoba khusyuk dalam sholatnya seolah-olah Allah selalu melihat dan mengawasinya. Selain itu, kemesraannya pun akan terlihat dari seberapa banyak “surat-surat cinta” yang dibaca oleh seorang hamba sehingga membuatnya seakan-akan sangat dekat dengan Rabb-nya..
  • Cemburu
Kecemburuan ini akan timbul ketika yang dicintainya terusik dan diganggu. Seorang muslim yang mencintai Rabb-nya. Akan melakukan pembelaan yang luar biasa ketika agama Allah diganggu. Bukan itu saja, seorang muslim juga akan melakukan pembelaan ketika ada penghinaan yang luar biasa kepada Rasulullah SAW.. Ini merupakan salah satu pembuktian rasa cinta yang dimiliki seorang hamba
Waaa mantap, yang jelas kalo kata Hamka "Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan.. Tetapi cinta menghidupkan penghargaan, menguatkan hati dalam perjuangan, menempuh onak dan duri penghidupan"

Gimana yaa Islam memandang arti sebuah cinta??
Hmm pertama coba kita lihat dulu yak, ada salah seorang ulama yang pernah berpendapat terkait masalah perasaan dan cinta.. Beliau adalah Ibnu Qayyim al-Jauziah… Menurut beliau, ada permasalahan besar yang harus diperhatikan oleh orang yang cerdas, yaitu bahwa puncak kesempurnaa, kenikmatan, kesenangan, dan kebahagiaan yang ada dalam hati dan ruh tergantung pada dua hal. Pertama, karena kesempurnaan dan keindahan sesuatu yang dicintai, dalam hal ini hanya ada Allah, karena hanya Allah yang paling utama untuk dicintai. Kedua, puncak kesempurnaan cinta itu sendiri, artinya derajat cinta itu yang mencapai puncak kesempurnaan dan kesungguhan..
Terkait derajat cinta ada beberapa nih yang harus kita ketahui, yang pertama dan yang paling utama adalah cinta kepada Allah, firman Allah : “Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mancintai Allah SWT, ikutilah Aku, niscahya Allah Mencintaimu dan Mengampuni dosa-dosamu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [Q.S. Ali-Imran : 31]. Ini termasuk cinta kepada Rasulullah SAW untuk selalu memegang teguh dan menjalankan sunnahnya. Yang kedua yaitu rasa cinta kepada kedua orang tua, anak, keluarga dan kerabat yang bertujuan untuk kemaslahatan dan karena Allah SWT [QS. Al. Ahqaf : 15].. Dan yang terakhir adalah kepada seseorang, harta, dan tahta melebihi rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah SAW..

Teman-teman, suka kepada lawan jenis merupakan fitrah yang telah Allah berikan kepada manusia. Islam tidak akan membunuh fitrah itu, tapi Islam akan mengemasnya agar bisa menjadi lebih indah. Ingat, hidup di dunia tidak hanya untuk bersenang-senang dan memuaskan hawa nafsu semata.. Hidup di dunia merupakan masa dimana kita diharuskan untuk mempersiapkan bekal yang akan dibawa di kehidupan yang abadi, akhirat kelak. Semua yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya. Ketika jatuh cinta, mari kita kemas cinta itu agar menjadi lebih indah..
Yang perlu diingat adalah Allah memberikan rasa cinta kepada kita dan kita berhak mencintai apapun selama tidak melebihi rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.. Maka cinta itu suci yang tidak boleh kita nodai dengan hal-hal yang dibenci Allah dan Rasul-Nya. Insya Allah semuanya akan indah pada waktunya.. Yuk kita perbaiki diri agar mendapat yang terbaik :D

Akhirnyaa

Rabu, 13 Februari 2013
Haii kain putih?
Lama sekali rasanya tak berjumpa denganmu
Mengisi hari-harimu
Melukiskan kisahku bersama mu

Ah yaa,,,
terakhir kali bersenda gurau dengan mu
mungkin beberapa bulan yg lalu
lama rasanya tak berinteraksi
kangeenn...
yaa kangen...

Aku kembali
setelah cukup lama pergi
semoga aku tak akan pernah pergi lagi
selalu menghiasi hari-harimu
selalu berbagi cerita denganmu
selalu berbagi cerita dengan dunia

~PL, 13-02-2013

Sub sistem agribisnis cabai merah

Kamis, 08 Maret 2012
Sistem Agribisnis dengan Komoditi Cabai Merah
Sub Sistem Agroindustri
Sekalipun cabai merah mempunyai prospek permintaan yang baik, tetapi sektor budidaya cabai merah dalam skala usaha kecil masih menghadapi berbagai masalah atau kendala. Permasalahan/kendala utama yang dapat menyebabkan bisnis usaha kecil budidaya cabai merah sering menghadapi resiko gagal, tidak adanya kepastian jual, harga yang berfluktuasi, kemungkinan rendahnya margin usaha, lemahnya akses pasar, dan ketidakmampuan untuk memenuhi persyaratan teknis bank.
Upaya yang ditempuh untuk membantu Usaha Kecil (UK) dalam bidang agribisnis budidaya cabai merah agar mereka mampu memanfaatkan peluang dan sekaligus untuk memecahkan masalah yang dihadapi (kelemaha dalam sistem, penerapan teknolodi, kelemahan dalam distribusi/pemasaran) dilaksanakan melalui pengembangan kebijakan di sektor-sektor pemerintah, moneter dan di sektor riil. Antara lain dengan : menyediakan kredit yang sesuai dan cocok untuk agribisnis berskala kecil, menciptakan kondisi yang kondusif bagi pengembangan tanaman hortikultura sayut-sayuran yang tergolong rempah-rempah termasuk di dalamnya untuk mata dagangan cabai merah dan memberikan jaminan keberhasilan proyek melalui penerapan pengembangan budidaya cabai merah.
Ada beberapa hal terkait dengan agroindustri cabai merah :
1.     Tepung cabai merah
Tepung cabai merah kering terutama banyak dimanfaatkan sebagai bubuk murni pelengkap bumbu masakan instan seperti mie atau bihun. Disamping itu mulai dikembangkan pula dalam bentuk kemasan botol atau alumunium foil.
-          Proses pembuatan tepung cabai

Organisasi

Kamis, 01 Maret 2012

Setiap organisasi pasti memiliki budaya di dalamnya. Budaya yang dimaksud di sini tidak mengacu pada keragaman, etnis, dan ras, melainkan suatu sistem makna dan keyakinan bersama yang menentukan cara karyawan bertindak. Dapat dilihat bahwa inti kehidupan organisasi terletak dalam budayanya. Secara spesifik, budaya organisasi membantu menemukan pola pedoman perilaku sebagai hasil dari norma-norma dan kebiasaan yang terbentuk dalam keseharian. Dengan kata lain budaya organisasi sangat berpengaruh pada perilaku anggotanya. Dalam menjalankan roda organisasi, juga terdapat kekuatan–kekuatan lingkungan yang memainkan peran penting dalam membentuk tindakan para pelaku didalamnya.
Dalam kehidupannya manusia dipengaruhi oleh budaya dimana ia berada seperti nilai, norma, tata cara, adat istiadat dan keyakinan sosial yang kemudian membentuk suatu budaya masyarakat. Hal ini juga berlaku dalam suatu organisasi dimana segala nilai, visi misi dari pendiri organisasi serta perilaku dari top manajemen kemudian menciptakan sebuah budaya organisasi. Selain itu terdapat pula pengaruh umum dari luar yang luas mencakup faktor yang tidak dapat dikendalikan, pengaruh dari nilai di masyarakat, dan faktor yang spesifik dari organisasi ( menurut Tosi, Rizzo, Carrol, dikutip oleh Munandar, 2001:264)
Seperti halnya manusia, organisasi juga memiliki kepribadian, yang disebut budaya. Menurut definisi, budaya organisasi adalah sistem makna dan keyakinan bersama dalam organisasi yang menentukan pada kadar yang tinggi, cara karyawan bertindak. Budaya itu mewakili persepsi bersama yang dianut oleh para anggota organisasi tersebut. Disetiap organisasi, ada sistem atau pola nilai, simbol, ritual, mitos, dan praktek–praktek yang telah berkembang sejak lama. Sebagai implikasinya, definisi budaya mensyarakat beberapa hal :
v   Bahwa budaya itu adalah persepsi yaitu individu–individu mempersepsikan budaya organisasi berdasarkan pada apa yang mereka lihat, mereka dengar, dan alami didalam organisasi tersebut.
v   Bahwa budaya itu menggambarkan aspek sebagai budaya bersama, sekalipun mereka berbeda dalam latar belakang dan bekerja pada tingkatan yang berlainan.
v   Bahwa budaya organisasi adalah istilah deskriptif, budaya itu menyangkut bagaimana para anggota mempersepsikan organisasi tersebut, bukannya menyangkut apakah mereka menyukainya. Budaya itu menggambarkan, bukan menilai.

Benarkah mahasiswa masih menjadi agent of change?

Kamis, 19 Januari 2012

Yak, cukup sedih sebenarnya selama minggu pertama libur ini.. Setiap kali membaca surat kabar selalu saja ada berita tentang demonstrasi, bentrokan antar warga, perusakan fasilitas umum, dan sebagainya. Pun demikian dengan di televisi, tak ada habisnya membahas ketidakadilan, dari masalah sengketa lahan dan renovasi ruang rapat banggar DPR RI yg nilainya fantastis!!!
Banyak orang yang berdemo, dengan alasan untuk menyampaikan pendapat dan menyalurkan haknya sebagai warga negara di negara demokrasi, membela kepentingan rakyat, dan berbagai latar belakang lainnya.
Ya memang apabila mengacu kepada UUD NKRI 195 si bener tuh ada di pasal 28 jelas ada tulisan, ”kemerdekaan beserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”, tapi benarkah kemerdekaan dalam mengeluarkan pikiran ini sudah terlalu bebas tanpa memperhatikan etika?
Banyak orang yang berdemo membawa spanduk untuk membela hak rakyat, berkata agar para pejabat negeri jangan menghamburkan uang rakyat, dan mereka dengan bangga memakai almamater dengan alasan mahasiswa adalah agent of change.. Tapi kelakuannya apa? Bukan aksi damai yang diterapkan, bukan aksi santun yang menunjukkan kaum-kaum terpelajar, tapi yg terlihat adalah aksi anarkis, perusakan fasilitas umum, membuat kemacetan dan akasi bakar-bakaran.. Mengaku akan membela rakyat dan menjalankan fungsinya sebagai agent of change tapi merusak fasilitas umum.. Sadarkah kalian bahwa semua barang dan fasilitas umum yang dirusak itu dibuat menggunakan uang rakyat? Berarti ga ada bedanya dong pendemo dengan yang didemo?
Satu hal yg ingin gw sampaikan, tolong dong kalo emang mau aksi, dilakukan tahapan-tahapan yang jelas, kan ada tuh bagian kastrat, perencanaan aksi, acaranya, dan korlapnya, jangan asal turun ke jalan, jangan asal berteriak ga jelas, jangan malah jadi perusak!!! Karena Allah tuh malah gasuka sama orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi.. Coba deh cek QS. AL.Baqarah 8-12 :

”Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan" Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

sudah jelas bukan? Semoga kita selalu mengingat allah dalam segala kondisi kita.. Dan gw yakin kalo yang demo asal-asalan itu bukan mahasiswa yang bener, mahasiswa itu kaum terpelajar yang santun dalam bertindak dan tau etika yang berlaku.

Bangkitalah negriku, harapan itu masih ada....
Berjuanglah bangsaku, jalan itu masih terbentang...
(Bangkitlah Negeriku – Shoutul Harokah)
~ RPR ~
 

Browse